Pengen Nulis
Menulis, menulis merupakan satu kata yang bagiku hal yang sangat berharga. Ketika aku ingin mengungkapkan sesuatu hal melalui tulisan, sering kali aku mengalami kesulitan untuk menuangkan sesuatu hal tersebut menjadi rangkaian kalimat yang dapat di pahami oleh pembaca. Akan tetapi saat ini aku akan berusaha untuk belajar menulis apapun yang aku rasakan dan ingin aku tulis dalam kata kata yang dapat dipahami oleh pembacanya nanti. Malam ini, hari Sabtu, 20 Mei 2017 aku bertekat untuk memulai, memulai belajar menulis. Entah apapun yang akan aku tulis, aku akan tetap belajar menjadi seorang penulis. Karna bagiku seorang penulis merupakan orang yang sangat pandai dan istimewa, karena mereka dapat menuangkan suatu hal yang mereka pikirkan menjadi suatu rangkaian kalimat yang dapat dipahami oleh pembaca. Bahkan serigkali para penulis yang telah handal dalam menulis suatu buku,mereka dapat menciptakan suasana yang dirasakan para pembacanya seperti suasana yanga diharapkan oleh penulis. Bagiku penulis yang seperti itu sudah sangat hebat sekali, karena mereka dapat membawa para pembaca terbawa dan larut dalam suasana cerita yang diharapkan oleh penulis.
Aku bercita cita suatu saat nanti aku dapat menjadi seorang penulis yang handal dan hebat seperti para penulis yang sudah terkenal saat ini. Seperti A. Fuadi yang menulis buku Negeri 5 menara, Ranah 3 Warna, dan Rantau 1 Muara. Pada ketiga buku tersebut aku telah membaca Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna. Ketika aku membaca kedua buku tersebut aku bisa merasakan suasana yang tergambarkan dalam cerita novel tersebut. Dalam cerita novel tersebut digambarkan tentang seseorang yang selalu berusaha dan berjuang untuk menggapai suatu impian. Aku membaca kedua novel tersebut ketika aku duduk di kelas satu SMP. Ya, memang sudah sangat lama, sudah beberapa tahun yang lalu. Akan tetapi sebuah cerita yang digambarkan pada kedua novel tersebut tidaklah terlupakan seluruhnya. Ya, memang ingatanku saat ini tentang cerita novel tersebut tidak sejelas ingatanku ketika aku baru saja membaca kedua novel tersebut. Hal itu wajar, karena setiap manusia pasti memiliki kapasitas daya ingat. Sehingga wajar jika ingatanku mengenai cerita novel tersebut sudah mulai pudar.
Sebenarnya aku bingung mau menulis apalagi saat ini, karna hari sudah larut malam. Dan jam di leptop (hanya bisa melihat jam leptop, jam di HP, dan jam tangan karena belum memiliki jam dinding...hehehe) sudah menunjukkan pukul 23.16. Dan ketika aku tidur melebihi jam 23.40 aku akan mengalami sedikit kesulitan untuk bangun pagi. Karna bagiku bangun pagi itu perlu. Bahkan sangat perlu, karena hal tersebut dapat melatih diriku untuk bangun sahur ketika bulan Ramadhan tiba. Ya, bulan Ramadhan sebentar lagi tiba, bulan yang penuh rahmat, bulan yang penuh dengan sikap kesabaran. Karna ketika puasa kita dituntut untuk sabar dan bisa menahan hawa nafsu agar puasa kita tidak batal dan pahala puasa kita tidak hilang. Oke sekarang jam leptop sudah menunjukkan pukul 23.20 WIB, dan yang pastinya aku akan segera bersiap untuk tidur. Untuk beristirahat.
Aku bercita cita suatu saat nanti aku dapat menjadi seorang penulis yang handal dan hebat seperti para penulis yang sudah terkenal saat ini. Seperti A. Fuadi yang menulis buku Negeri 5 menara, Ranah 3 Warna, dan Rantau 1 Muara. Pada ketiga buku tersebut aku telah membaca Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna. Ketika aku membaca kedua buku tersebut aku bisa merasakan suasana yang tergambarkan dalam cerita novel tersebut. Dalam cerita novel tersebut digambarkan tentang seseorang yang selalu berusaha dan berjuang untuk menggapai suatu impian. Aku membaca kedua novel tersebut ketika aku duduk di kelas satu SMP. Ya, memang sudah sangat lama, sudah beberapa tahun yang lalu. Akan tetapi sebuah cerita yang digambarkan pada kedua novel tersebut tidaklah terlupakan seluruhnya. Ya, memang ingatanku saat ini tentang cerita novel tersebut tidak sejelas ingatanku ketika aku baru saja membaca kedua novel tersebut. Hal itu wajar, karena setiap manusia pasti memiliki kapasitas daya ingat. Sehingga wajar jika ingatanku mengenai cerita novel tersebut sudah mulai pudar.
Sebenarnya aku bingung mau menulis apalagi saat ini, karna hari sudah larut malam. Dan jam di leptop (hanya bisa melihat jam leptop, jam di HP, dan jam tangan karena belum memiliki jam dinding...hehehe) sudah menunjukkan pukul 23.16. Dan ketika aku tidur melebihi jam 23.40 aku akan mengalami sedikit kesulitan untuk bangun pagi. Karna bagiku bangun pagi itu perlu. Bahkan sangat perlu, karena hal tersebut dapat melatih diriku untuk bangun sahur ketika bulan Ramadhan tiba. Ya, bulan Ramadhan sebentar lagi tiba, bulan yang penuh rahmat, bulan yang penuh dengan sikap kesabaran. Karna ketika puasa kita dituntut untuk sabar dan bisa menahan hawa nafsu agar puasa kita tidak batal dan pahala puasa kita tidak hilang. Oke sekarang jam leptop sudah menunjukkan pukul 23.20 WIB, dan yang pastinya aku akan segera bersiap untuk tidur. Untuk beristirahat.
Komentar
Posting Komentar